Tahun ajaran baru 2021 / 2022 segera dimulai maka para praktisi pendidikan segera mempersiapkan diri untuk menyambut dimulainya belajar mengajar, tak terkecuali para guru – guru SMK Muhammadiyah 1 cileungsi yang di Kepala Sekolahi oleh Bapak Pamuji Agustiar Ma’sudi, ST, seperti tahun – tahun sebelumnya setiap akan dimulainya tahun ajaran baru, SMK Muhammadiyah 1 Cileungsi selalu mengadakan In House Training (IHT) untuk melatih guru – guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran, supaya proses belajar mengajar menjadi lebih efisien, tepat sasaran dan materi bisa diserap siswa dengan optimal. Namun ada yang sedikit berbeda dalam IHT kali ini, karena kita sementara dilanda pandemi pasti proses belajar mengajar akan ada perubahan sesuai dengan arahan Bpk. Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, pada tahun ajaran kali ini SMK Muhammadiyah 1 Cileungsi akan menerapkan metode belajar yang baru yaitu Blended Learning yang disampaikan oleh Bpk Guguh Irdianto, ST (Waka Kurikulum) , jadi dalam Blended Learning perangkat pembelajaran akan tersedia secara digital, dan selalu menerapkan protokol kesehatan covid 19 dalam persiapan new Normal. Dalam IHT kali ini juga akan dibahas tentang bagaimana proses KBM yang dilaksanakan secara Daring maupun Luring ketika wilayah Bogor Jawa Barat sudah masuk Zona Hijau, tetapi dikarenakan wilayah Bogor Jawa Barat masih Zona Merah maka pembelajaran Daringlah yang akan dilaksanakan, baik itu melalui media Zoom, classroom, maupun konten – konten pembelajaran yang dibuat dengan video oleh masing – masing guru mata pelajaran. IHT yang di laksanakan pada hari Jum’at 30 Juli 2021 ini salah satunya adalah mengundang Ibu Dina Martha Tiraswati, M.Pd (Pengawas Pembina SMK cadisdik Wilayah 1 Jawa Barat) untuk menjadi pemateri pada acara IHT tersebut. Bu Dina menyampaikan materi yang berjudul PERSIAPAN GURU MENGHADAPI PARADIGMA BARU harapanya semua guru bisa menghadapi ini dengan ikhlas dan siap mendidik untuk mewujudkan merdeka belajar. Dan juga mengundang Heri Mulyadi, M.Pd belai menyampaikan “Pendidikan Yang Memerdekan Guru dan Siswa” harapanya setiap guru dan siswa sama sama menjadi inovasi dalam sistem pemblajaran yang nyata dan berinovasi.






Leave a Reply